oleh

Almarhum Deno Kamelus di Mata Kerabat Dekat

RUTENG, SEPANGINDONESIA.CO.ID – Kedatangan jenazah almarhum mantan Bupati Manggarai periode 2015-2020 dari Siloam Hospitals Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), disambut isak tangis keluarga dan kerabat dekat di kediamannya di Laci Carep, kelurahan Laci Carep, Kecamatan Langke Rembong, Rabu (07/04/2021) petang.

Antonius Bagul Dagur, mantan Bupati Manggarai, periode 2000-2005, disela-sela melayat di rumah duka, kepada awak media mengaku kaget dan kehilangan atas kematian Dr. Kamelus Deno, S.H, M.H.

Menurutnya, Almarhum Deno Kamelus sebagai sosok pemimpin berprestasi. Hal itu dibuktikan dengan 6 (enam) penghahargaan yang diterima Kabupaten Manggarai selama mereka memimpin 5 (lima) tahun terakir, termasuk pengelolaan keuangan negara dengan meraih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Saya memang merasa sedih dan kehilangan seorang tokoh yang dicintai masyarakat Manggarai. Orang yang berjasa bagi rakyat Manggarai.  Almarhum Deno Kamelus sebagai sosok pemimpin berprestasi. Hal itu dibuktikan dengan 6 (enam) penghargaan yang diterima Kabupaten Manggarai selama mereka memimpin 5 (lima) tahun terakir, termasuk pengelolaan keuangan negara dengan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ujarnya.

Yang paling berkesan, lanjut dia, Deno Kamelus cerdas dalam mengambil keputusan dan tipe pemimpin mengayomi semua. “Beliau cerdas. Kepemimpinan beliau itu ketika mampu membuat semua orang bekerja dengan senang hati. Jadi tidak mungkin berprestasi sebuah lembaga itu kalau kepemimpinannya kurang bagus. Karena itu dia tipe pemimpin yang mampu mengelola, sehingga semua bawahannya bekerja dengan senang hati,” lanjut Anton Bagul.

Hal yang sama disampaikan Viktor Madur, mantan Wakil Bupati Manggarai yang pernah mendampinginya selama menjabat sebagai Bupati Manggarai, mengaku, kehilangan dan sangat terpukul atas kepergian Almarhum untuk selamanya.

“Saya pribadi kehilangan Pak Kamelus ini sangat terpukul. Ya mungkin juga bagi sebagian rakayt Manggarai. Padahal kita masih membutuhkan pikiran dari Pak Kamelus untuk membangun Manggarai kedepan,” ungkap Viktor Madur.

Di matanya, Almarhum Deno Kamelus dikenal sebagai sosok pemimpin yang baik dan bijak, serta mampu mengayomi masyarakat Manggarai secara keseluruhan.

“Selama Kami memimpin Manggarai sejak 2016 hingga 2021 tidak pernah mengalami gesekan. Betul-betul kami seiya sekata menjalani roda pemerintahan,” tutur Madur.

Pengakuan yang sama pula dari Wakil Bupati Mabar, dr. Yulianus Weng, M.Kes. “Secara pribadi saya merasa sangat kehilangan kepergian almarhum. Ketika pertama kali mendapati kabar tentang beliau sakit, saya kaget setengah mati. Saya terus terang merasa kehilangan. Saya pikir rakyat Manggarai Barat, termasuk Manggarai juga,” tandasnya.

Di matanya, sosok Deno Kamelus salah satu pemimpin hebat. Terlebih tentang politik. Weng mengaku banyak hal yang diperolehnya dari mantan orang nomor satu di Manggarai itu, termasuk guru politik ketika dirinya maju pada kontestasi Pilkada 2021 di Mabar.

“Beliau ini orang hebat. Saya banyak sekali belajar dari beliau tentang hidup ini, terutama tentang politik. Kami sering sekali berdiskusi ketika maju Pilkada. Beliau banyak memberikan masukan kepada saya. Beliau sangat mensupport saya maju Pilkada,” cerita Weng.

dr. Weng mengaku, yang paling berkesan dari Almarhum Deno Kamelus ketika dirinya diajarkan tentang tanggung jawab.

“Yang paling berkesan adalah beliau mengajarkan saya untuk tahu diri, tahu tugas,” tutup Weng. (**Bros Jatam/SI)

Komentar

News Feed