oleh

Bupati Khris Praing Bentuk Tim Tanggap Darurat Atasi Dampak Bencana

WAINGAPU, SEPANGINDONESIA.CO.IDDampak bencana yang ditimbulkan siklon tropis Seroja diantisipasi cepat Pemkab Sumba Timur. Bupati Khristofel Praing mengeluarkan Surat Keputusan tentang Pembentukan Tim Tanggap Darurat Bencana Alam di Kabupaten Sumba Timur. SK dengan Nomor 168/Kesra.360/168//IV/2021 ditetapkan pada tanggal 06 April 2021.

Tim ini terdiri dari enam kelompok yakni Tim Evakuasi, Tim Penanggulangan,Tim Sarpras, Tim Logistik, Tim Keamanan, serta Tim Media dan Informasi. Pimpinan Forkompinda bertugas sebagai pengarah dengan Penanggungjawab Sekretaris Daerah Sumba Timur. Seluruh instansi yang ada di kabupaten ini diikusertakan, termasuk BUMN, swasta, dan instansi vertikal.

Surat keputusan ini merupakan sikap dan tindakan nyata Pemerintah Kabupaten Sumba Timur terhadap situasi bencana. Hujan dan angin kencang di wilayah tersebut menimbulkan banjir yang menggenangi pemukiman warga, rumah terbawa angin kencang, serta rusaknya sejumlah sarana prasarana publik. Untuk mengurangi dampak bencana yang lebih meluas dan mengantisipasi timbulnya korban jiwa, serta mengurangi korban materil, perlu dilakukan evakuasi terhadap korban dan barang serta penanggulangan bencana terhadap yang terdampak.

Dalam sebuah keterangan pers yang dirilis pemkab Sumba Timur, Senin (05/04/2021) Bupati Khris Praing memastikan semua jenis bantuan akan disalurkan secara terpusat, transparan, dan diterima oleh seluruh warga yang terdampak. Bupati juga memerintahkan agar seluruh kendaraan dinas OPD disiagakan untuk evakuasi dan pendistribusian bantuan. ASN, TNI/Polri dihimbau untuk bersinergi dalam pengendalian bencana. Diungkapkan bupati, pemkab telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan telah direspon cepat oleh Kementerian Sosial RI.

Sejak bencana melanda wilayah ini, bupati meninjau beberapa titik wilayah terdampak. Bahkan terlihat bupati turun langsung dalam genangan air yang masih dalam untuk menyambangi warganya. Upaya kerja keras ini merupakan wujud kepedulian, sekaligus menyemangati warga untuk tidak putus asa menghadapi bencana.

Pemkab Sumba Timur juga telah membentuk dua Posko untuk evakuasi dan pengendalian. Posko Evakuasi dikoordinir oleh BPBD Kabupaten Sumba TImur yang dibantu personil TNI/Polri, Basarnas, dan Pol PP. Sedangkan Posko Pengendalian dibawah kendali Dinas Sosial Kabupaten Sumba Timur yang membidangi urusan logistik, distribusi, dan pendataan warga /pengungsi.

Pemda setempat juga membuka layanan hotline call dengan nomor  0821-4440-0542 yang dapat diakses oleh seluruh warga. Sedangkan untuk donasi, telah dibuka pula rekening Sumba Timur Peduli Kasih dengan nomor rekening 2502993154 melalui Bank NTT. Kepada warga, Bupati Praing menghimbau agar tetap tenang dan sedapat mungkin mencari tempat yang lebih aman. Sumber: Protokol Sumba Timur (**JP/SI )

Komentar

News Feed