oleh

Herman Herry Sebut Sosok Simon Nahak – Kim Taolin Berintegriras

BETUN, SEPANGINDONESIA.CO.ID –  Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai PDI perjuangan lakukan kunker di Malaka sekaligus silaturahmi ke Rumah Jabatan Bupati Malaka, Dr.Simon Nahak, SH.,MH disebut-sebut akan dijagokan menjadi Ketua DPC PDI perjuangan Malaka.

Diketahui, Herman Herry tiba di Rujab Weleun sekitar pukul 13.25 WITA siang tadi didampingi DPC dan seluruh PAC PDI Perjuangan Kabupaten Malaka.

Turut mendampingi pria yang akrab dipanggil HH, mantan Bupati Belu Wilybrodus Lay dan mantan calon Bupati TTU Frengky Saunoah dan rombongan disambut tarian khas Malaka dan dilengkapi suguhan sirih pinang, Senin (03/05/2021).

Bupati Malaka, Simon Nahak dalam sambutan mengatakan, Herman Hery merupakan salah satu tokoh politik yang mendukung pemekaran Kabupaten Malaka pada belasan tahun lalu.

Ia mengakui kemenangan Paket SN-KT adalah atas dukungan dan support dari Ketua Komisi III DPR RI tersebut.

“Walaupun partainya tidak mendukung kami, tetapi melalui hati nurani masih bisa memberikan dukungan,” kata Bupati Simon.

Simon meminta agar sebagai Ketua  Komisi III DPR RI  Herman Hery jangan bosan mendengar teriakan masyarakat Malaka. Apalagi dirinya baru dilantik dan menghadapi satu musibah besar bencana alam banjir Benanain.

“Bapak Herman bukan orang lain. Kontribusi beliau sangat mensupport saya. Hidup ini perlu membuka diri. Saya menyadari, saat maju bupati ada dukungan dari banyak pihak, termasuk Bapak Herman,” cetus Simon.

Dikatakan Simon, pemekaran Kabupaten Malaka tidak terlepas dari perjuangan Herman Herry. Sehingga nasib masyarakat Malaka terus diperjuangkan baik di pemerintah pusat maupun provinsi.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry mengungkapkan, jika lebih mudah Visi dan Misi yang disampaikan kepada masyarakat Malaka Itu tercapai, maka PDI Perjuangan mesti dilibatkan dalam bagian proses pembangunan Malaka.

Dirinya mengajak Bupati Simon dapat menggunakan baju merah dan menjadikan Partai wong cilik itu menjadi bagian dari pengawal pembangunan Kabupaten Malaka ke depan.

Herman Herry berpesan, menjadi pemimpin itu harus menjadi negarawan. Tidak ada yang namanya balas dendam dalam hidup berpolitik.

Dirinya berharap, semua elemen kembali bergandengan tangan membangun Kabupaten  Malaka agar benar-benar berkembang demi kesejahteraan masyarakat setempat.

“Tidak ada lagi perseteruan. Tidak ada lagi dua kelompok. Namun kita menjadi satu untuk membangun Malaka. Termasuk kehadiran saya mau membuka diri demi mendukung pembangunan di Kabupaten Malaka,” tegas politisi PDIP itu.

HH sebut dua sosok pemimpin yang baru dilantik sangat dibutuhkan masyarakat Kabupaten Malaka. Keduanya juga mempunyai integritas untuk membangun Kabupaten Malaka.

Ia menambahkan, Kabupaten Malaka sangat kaya. Untuk itu potensi dan kekayaannya harus diolah untuk kepentingan rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Semoga dengan kepemimpinan yang baru bisa lebih baik dari kepemimpinan sebelumnya,” pungkas Herman Herry. **(Jho Kapitan/SI)

Komentar

News Feed