oleh

Nasib Warga Terdampak Banjir di Desa Takarai – Malaka Belum Tersentuh Pemerintah

BETUN, SEPANGINDONESIA.CO.IDNasib na’as Beberapa Warga Desa Takarai, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka hingga saat ini  belum tersentuh bantuan pemerintah baik desa maupun kabupaten.

Desa Takarai merupakan salah satu desa yang terisolir pembangunan di Kabupaten Malaka dan jauh dari pusat kota, bahkan di desa tersebut belum ada jaringan  listrik dan tidak ada jaringan internet.

Sekitar 8 Keluarga dengan total jiwa 21 orang yang terdampak banjir sejak Minggu, (04/04/2021)  sampai saat ini belum mendapat perhatian dari pihak manapun.

Salah satu korban, Oktovianus Nahak menjelaskan, “Dari delapan keluarga yang terdampak tersebut, terdapat 5 unit rumah yang rusak parah dan 3 unit rumah terbawa oleh banjir.”

Selain itu, beber Okto,  ternak dan stok pangan dalam rumah pun terbawa oleh banjir. Saat ini mereka mengungsi di Puskesmas Sarina Kecamatan Botin Leobele.

Hanya dengan beralaskan tikar, ujar Okto Nahak bersama korban tetap bertahan tanpa perhatian dari pemerintah desa setempat.

“Pemerintah Desa tidak merasa beban atas korban bencana yang melanda masyarakat Takarai,” kata Okto Nahak.

“Kami saat ini sangat membutuhkan bantuan beruapa sembako, pakaian, obat nyamuk, sabun, dan deterjen,” tandasnya.

Di tempat terpisah tokoh pemuda Botin Leobele, Alexander Bria dihubungi media ini, Rabu (07/04/2021) malam. Mengaku kesal dengan tindakan pemerintah desa yang apatis melihat warganya terkena musibah banjir.

“Pemerintah Desa setempat terlihat apatis dengan kondisi masyarakatnya yang terdampak banjir, karena sampai hari inipun, pemerintah desa belum memberikan bantuan apapun untuk masyarakat yang terdampak banjir,” tegas Alex

Kalau tidak membantu, jelas Alex  secara materiil minimal turun langsung ke lokasi kejadian, sehingga bisa membuat laporan ke pemda atau pihak terkait untuk fasilitasi masyarakat yang terdampak banjir agar mendapat bantuan sembako dan kebutuhan dasar lainnya,” pungkasnya.

Sementara awak media belum berhasil mengonfirmasi Penjabat Desa Takarai, Bernadus Nahak terkait pernyataan warga tersebut.  (**Jho Kapitan/SI)

Komentar

News Feed