oleh

PMKRI Ruteng Laksanakan Seremonial Penghormatan Kepada Almarhum Deno Kamelus

RUTENG, SEPANGINDONESIA.CO.ID Peristiwa meninggalnya mantan Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus., SH,MH. sungguh menyisakan duka yang mendalam bagi anggota Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng serta bagi para senior dan alumni PMKRI. Hal ini diakui oleh Ketua PMKRI Ruteng, Heri Mandela, pada Kamis (08/04/2021).

“Anggota aktif PMKRI Ruteng, para senior, dan alumni PMKRI sangat berduka atas meninggalnya mantan Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus.,SH,MH,” ujar Mandela.

Dikatakan, Dr. Deno Kamelus adalah alumni PMKRI. Semasa kuliah, almarhum merupakan anggota PMKRI Cabang Kupang St. Fransiskus Xaverius. Selama menjadi anggota PMKRI Cabang Kupang St. Fransiskus Xaverius, alm. dipercayakan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjend) yang pada saat itu diketuai oleh Simon Hayon (mantan Bupati Flores Timur) pada periodesasi kepengurusan PMKRI Cabang Kupang tahun 1983-1984.

Mandela menambahkan, mantan Bupati Manggarai periode 2016-2021 tersebut merupakan Ketua Forum Komunikasi Alumni (Forkoma) PMKRI Nusa Tenggara Timur. Sebagai alumni PMKRI dan ketua Forkoma PMKRI se-NTT, maka semasa hidupnya, almarhum sering terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi PMKRI, secara khusus PMKRI Cabang Ruteng.

Sebagai sosok senior yang lahir dari rahim yang sama, yakni Rahim PMKRI maka menurut Mandela, PMKRI Cabang Ruteng secara organisatoris wajib melaksanakan seremonial penghormatan dalam bentuk penyematan Baret merah bol kuning kepada seorang senior, yakni alm. Dr. Deno Kamelus., SH.,MH.

“Almarhum merupakan senior kami, lahir dari rahim yang sama, yakni Rahim PMKRI. Dalam posisi beliau sebagai senior, maka kami anggota PMKRI Cabang Ruteng secara organisatoris wajib melaksanakan acara seremonial penghormatan kami kepada beliau,” tukasnya.

Terakhir, Mandela menjelaskan organisasi PMKRI sangat menjunjung tinggi hubungan antara senior dan junior. Hal ini nampak pada perbedaan cara pandang dalam kerangka persoalan sosial namun tetap menunjukan sikap yang solid, saling mendukung, menjadi motivator bagi sesama, terlebih dalam situasi duka dan ketika kader PMKRI sedang menghadapi sebuah persoalan. Berangkat dari situasi ini, peristiwa meninggalnya Dr. Deno Kamelus.,SH.,MH,  PMKRI benar-benar sangat berduka. (**Bros Jatam/SI)

Komentar

News Feed