oleh

Skandal Korupsi Bawang Merah Malaka Mandek Ditangan Aparat, Ini Kata Herman Herry

BETUN, SEPANGINDONESIA.CO.ID – Proses penanganan kasus korupsi pengadaan bibit Bawang Merah Malaka sebesar Rp 10,8 miliar yang menyeret 9 orang tersangka kini mandek di tangan Polda NTT dan Kejati NTT.

Pasalnya, hingga kini berkas tersangka kasus korupsi bawang tersebut dibolak-balik antara Polda NTT dan Kejati NTT kurang lebih 8 kali, hingga saat ini belum dinyatakan P21.

“Kasus bawang merah sementara berproses bahkan sudah disupervisi oleh KPK RI pada pekan lalu,” kata  Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry kepada sejumlah media, Senin (03/05/2021) di Rujab Bupati Malaka.

Dikatakannya, Kepala Kejaksaan Tinggi NTT menyampaikan bahwa, Polda NTT sudah melakukan penyidikan, namun masih banyak hal yang cacat dan kurang yang harus dipenuhi.

Bahkan kata, Herman Herry, saat ini Kejati NTT sedang mensupervisi kasus itu, dan sedang melihat sejauh mana prosesnya.

“Nanti pada waktunya, akan diumumkan ke publik,” singkat HH saat dikejar wartawan dengan berbagai pertanyaan terkait proses penanganan kasus bawang merah yang hingga kini dinilai redup penanganannya.

Sebelumnya, Araksi NTT menggelar diskusi publik dengan tema, “Mengurai Benang Kusut P19 Kasus Bawang Merah Malaka” namun tidak hadiri oleh Kapolda NTT dan Kajati NTT. **(Jho Kapitan/SI)

Komentar

News Feed